Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

RSS

Artikel Penelitian Meta Analisis




Penelitian Meta Analisis 



Kapita Selekta Hasil Penelitian adalah salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh Mahasiswa / Mahasiswi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, dengan Prof. Dr. B.P. Sitepu M.A sebagai dosen pengampu mata kuliah, dan kak Mitha Septiani S.Pd sebagai Asisten Dosen. Kapita Selekta Hasil Penelitian sering disebut juga KSHP untuk mempersingkat penyebutan nama mata kuliah ini yang cukup panjang. Mata kuliah KSHP membahas seputar topik-topik penting yang terpilih mengenai hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Pendidikan yang dapat dikembangkan menjadi sebuah teori. Nah, dalam artikel ini, saya akan menjabarkan mengenai penelitian meta analisis mulai dari pengertian, tujuan, jenis-jenis penelitian, dan metodologi yang dilakukan dalam penelitian meta analisis, artikel ini saya tulis sebagai salah satu tugas dalam mata kuliah KSHP ini dan untuk dijadikan sumber belajar bagi diri saya dan teman-teman lainnya.
Meta Analisis sebagai sebuah metode penelitian, diperkenalkan pertama kali oleh Karl Pearson pada tahun 1904 yang digunakan sebagai kajian di bidang pengobatan/medis  secara implisit (tidak dikatakan secara jelas dan terang-terangan bahwa ia melakukan sebuah penelitian meta analisis). Selanjutnya pada tahun 1976, Gene Glass memakai istilah meta analisis di dalam artikelnya, dan ia pun mengembangkan penelitian meta analisis yang kini telah berhasil memperluas pangadopsian hasil penelitian oleh para peneliti. Apa yang dimaksuda penelitian meta analisis? Berikut akan dibahas pengertian meta analisis menurut para Ahli :
  •  Meta analisis menurut Glass (1981) adalah analisis kuantitatif dan menggunakan sejumlah data yang cukup banyak serta menerapkan metode statistik dengan mempraktekannya dalam mengorganisasikan sejumlah informasi yang berasal dari sampel besar yang fungsinya untuk melengkapi maksud-maksud lainnya.
  •  Menurut Borg (1983) meta analisis merupakan teknik pengembangan paling baru untuk menolong peneliti menemukan konsistensi atau ketidak-konsistenan dalam pengkajian hasil silang dari hasil penelitian sejenis.
  • Sutjipto (1995) mengartikan meta analisis sebagai salah satu upaya untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif. Dengan kata lain,  meta-analisis sebagai suatu teknik ditujukan untuk menganalisis kembali hasil-hasil penelitian yang diolah secara statistik berdasarkan pengumpulan data primer.
  • Sugiyanto (2004), berpendapat bahwa Meta-analisis merupakan studi dengan cara menganalisis data yang berasal dari studi primer. Hasil analisis studi primer dipakai sebagai dasar untuk menerima atau mendukung hipotesis,dan dapat pula digunakan untuk menolak/menggugurkan hipotesis yang diajukan oleh beberapa peneliti.
  • Barbora (2009) menyimpulkan bahwa meta analisis menurut Sutrisno, Hery dan Kartono (2007) merupakan teknik yang digunakan untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai effect size. Effect size dicari dengan cara mencari selisih rata-rata kelas eksperimen dengan rata-rata kelas control, kemudian dibagi dengan standard deviasi kelas control. 
  •  Berdasarkan KBBI, saya mengartikan Penelitian Meta Analisis sebagai kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu masalah atau menguji sebuah hipotesis dengan melakukan penyelidikan terhadap penelitian-penelitian yang telah ada dengan menguraikan dan menelaah bagian-bagian dari tiap penelitian serta hubungan  tiap penelitian untuk memperoleh kesimpulan dan pemahaman yang mendalam terhadap penelitian yang dikaji. 
  •  Selanjutnya pengertian yang saya tangkap dari pernyataan Prof. Dr. B.P Sitepu M.A pada Jum’at tanggal 20 februari 2015 di kelas, bahwa meta analisis adalah cara melihat sebuah masalah dari atas ke bawah (menyeluruh) dengan melihat banyak sumber serta hasil penelitian di berbagai tempat, dan melakukan analisis atas penelitian-penelitian tersebut untuk menemukan teori yang menyeluruh dan dapat dijadikan solusi dalam memecahkan masalah. Pengertian ini dapat membantu kita mengerti konsep dasar dari apa yang dimaksud dengan penelitian meta analisis.
Jadi, penelitian meta analisis secara lebih sederhana dan mencakup poin-poin penting dalam pengertian para ahli yang telah dijabarkan adalah  sebuah analisis atas analisis, dari sejumlah hasil penelitian dalam masalah sejenis dengan merangkum hasil-hasil penelitian tersebut secara kuantitatif.  Penelitian meta analisis ini memiliki Tujuan, yaitu :
  • Untuk menyelesaikan ketidakpastian hasil laporan
  • Untuk menjawab pertanyaan atau menyelesaikan masalah yang belum dikaji
  • Untuk menemukan konsistensi atau ketidak-konsistenan suatu penelitian yang sejenis.#
  • Untuk memperoleh estimasi effect size, seberapa kuat hubungan atau seberapa besar perbedaan antar variable di tiap penelitian.
  • Melakukan interfensi dari data dalam sample ke dalam populasi, baik dengan hipotesis (anggapan dasar yang masih perlu dibuktikan) maupun dengan melakukan estimasi (perkiraan berdasarkan keadaan-keadaan yang ada). 
  • Melakukan control terhadap variable yang berpotensi mengacaukan  agar tidak mengganggu hubungan atau perbedaan dari penelitian-penelitian yang ada.
Beberapa jenis penelitian yang dapat digunakan dalam melakukan penelitian meta analisis yaitu ;
    1.  Penelitian Eksperimental, penelitian ini menggunakan metode ilmiah yang paling jelas, karena telah melakukan percobaan secara nyata dari teori-teori yang telah digabungkan. Hasil dari penelitian ini cenderung megarah kepada penerimaan dan penolakan sebuah pandangan teoritis terhadap objek kajian secara jelas. 
    2. Penelitian Korelasi, penelitian ini meliputi penyelidikan mengenai sejauh mana satu variable dengan variable lainnya saling hubungan. Penelitian ini menghasilkan prediksi yang lebih luas dari sebuah penggabungan hasil-hasil penelitian yang ada.
    3. Penelitian Perbandingan menghasilkan suatu teori lebih lanjut mengenai kemungkinan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan-perbedaan karakteristik dari berbagai  subjek yang dikaji.
    4. Penelitian Survei,  penelitian survei pada penelitian meta analisis merupakan kegiatan survey ulang yang dilakukan untuk membahas karakteristik yang spesifik dalam sebuah kelompok.
    5. Penelitian Etnografi, penekanan yang dilakukan dalam jenis penelitian ini adalah medokumentasikan atau menggambarkan pengalaman sehari-hari dengan mengamati dan mewawancarai orang-orang yang tepat  yang bertujuan menganalisis karakteristik suatu kebudayaan. 
    6. Penelitian Sejarah, penelitian ini melakukan pengkajian ulang terhadap aspek-aspek yang telah dipelajari pada masa lalu, baik dengan metode analisis dokumen, maupun wawancara sumber yang ada pada waktu tersebut. 
    7. Penelitian Tindakan, hal mendasar pertama yang penting dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis generalisasi dari subjek, pengaturan dan situasi.

Penelitian meta analisis merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder berupa data-data yang telah ada dari hasil penelitian sebelumnya. Dengan demikian, penelitian ini disebut sebagai penelitian ex post facto yang seringnya berbentuk survey dan analisis kepustakaan terhadap penelitian-penelitian yang telah dilakukan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian meta analasis menurut David B. Wilson dan George A. Kelley :
1)      Tetapkan Masalah yang akan diteliti, contoh : peneliti ingin mengkaji mengenai efektifitas penggunaan media audio dalam proses pembelajaran di berbagai situasi.
2)      Tentukan periode hasil-hasil penelitian yang dijadikan sumber data, misalnya penelitian yang dilakukan 10 tahun terakhir
3)      Cari laporan-laporan penelitian yang berkaitan dengan objek atau masalah yang sedang di kaji, yaitu seputar penelitian-penelitian mengenai penggunaan media audio dalam pembelajaran beserta efektifitasnya selama 10 tahun terakhir. Penelitian-penelitian ini dapat berbentuk apa saja baik skripsi, tesis, disertasi, laporan yang diperoleh dari buku, jurnal, dan pustaka-pustaka lainnya serta dapat didapat pula dari internet dengan sumber yang jelas dan dapat dipercaya kebenarannya.
4)      Baca judul dan asbtrak laporan penelitian untuk melihat kesesuaian isi dengan masalah yang akan diteliti.
5)      Fokuskan analisis penelitian pada masalah, metode penelitian (jenis penelitian, tempat, waktu, populasi, teknik pengambilan sampel, teknik pengolahan data, teknik analisis data) data, analisis data, dan hasil penelitian.
6)      Kategorikan masing-masing penelitian berdasarkan paradigmanya, misalnya penelitian kuantitatif (positivistik) yang biasanya dalam bentuk penelitian eksperimen, dan penelitian kualitatif (post positivistic) yang biasanya berbentuk penelitian deskriptif eksploratif dengan analisis kritis.
7)      Bandingkan hasil semua penelitian sesuai dengan kategorinya. Untuk memperoleh kesimpulan besarnya pengaruh atau hubungan antara variable dalam :
  • penelitian kuantitatif dipergunakan rumus =
d = Xe – Xc
                        sp
 Keterangan : 
D = Effect Sized
Xe = Kelompok Eksperimen
Xc = Kelompok Control
Sp = Standar Deviasi
  • Penelitian kualitatif, dapat dilakukan melalui perhitungan presentasi temuan yang sama untuk masalah sejenis.

8)      Analisis kesimpulan yang ditemukan dengan mengkaji metode dan analisis data dalam setiap penelitian sehingga dapat diketahui keunggulan dan kekurangan penelitian yang telah dilakukan.

9)      Tarik kesimpulan penelitian meta analisis berdasarkan 8 langkah-langkah sebelumnya.

Dalam artikel ini, kesimpulan yang dapat diambil antara lain, yang dimaksud dengan penelitian meta analisis adalah analisis atas analisis, dari sejumlah hasil penelitian dalam masalah sejenis dengan merangkum hasil-hasil penelitian secara kuantitatif. Jenis-jenis penelitian yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian meta analisis adalah Penelitian Korelasi, Perbandingan, Survei, Etnografi, Sejarah, dan penelitian Tindakan. Terdapat serangkaian langkah-langkah sistematis yang perlu dilakukan dalam melaksanakan penelitian meta analisis ini mulai dari menentukan masalah, memilih berbagai penelitian yang sesuai, menghitung effect size, menganalisis kesimpulan  dari penelitian yang telah ada, hingga membuat kesimpulan dari hasil penelitian meta analisis.
Sekian artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi semua audiens dan teruntuk saya sendiri sebagai pedoman dalam mengikuti perkuliahan KSHP. Saya mohon maaf apabila masih terdapat banyak kekurangan dalam artikel ini, dan saya ucapkan terima kasih kepada sumber-sumber yang saya baca dalam mengembangkan artikel ini.

Sumber Bacaan :

Buku :
Sedarmayanti., Hidayat, Syarifudin. Metodologi Penelitian.(2011). Bandung : Mandar Maju

Slide Powerpoint :
Wahyuni, Arlinda S., Harahap, Juliandi. Meta Analisis

Artikel dan Blog 
  • http://astvat-ereta.blogspot.com/2013/04/apa-sih-yang-dimaksud-penelitian-meta_5007.html diakses pada 6 april 2015 pukul 23.24


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS